E-Mandiri

Kehadiran Aparatur Desa

DEDE HUSEN UTOYO

Sekretaris Desa

DARWONO

Kepala Urusan Keuangan

DARMANTO

Kepala Urusan Umum dan Perencanaan

KARTIM

Kepala Seksi Pemerintahan

RASTONO

Kepala Seksi Kesejahteraan

CAHYANTO

Kepala Seksi Pelayanan

TIKA HERTINAWATI

Staff Kepala Urusan Keuangan

SARWAN

Staf Kepala Urusan Umum dan Perencanaan

KASAM

Staff Kepala Seksi Pemerintahan

MAMAN SUTISNA

Staff Kepala Seksi Kesejahteraan

CARTA

Staff Kepala Seksi Kesejahteraan

KARTINI

Staff Kepala Seksi Pelayanan

KUSMANA

Staff Kepala Seksi Pelayanan

DARKAM

Kepala Dusun Sukaharja

MUHAMMAD TAHRIR

Kepala Dusun Sudimampir

SAHROM

Kepala Dusun Ciloa

ACHMAD RIYANTO

Kepala Dusun Rimpaknangsi

RUSWANTO

Kepala Dusun Cisagu

DESI SAFITRI

Kepala Dusun Sukanagara

Statistik Pengunjung

Hari ini:118
Kemarin:142
Total:196.549
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.216.247
Browser:Mozilla 5.0

Pengaturan

Tampilan Box

Pilih Style Warna

Tampilan Full

Pilih Style Warna

Artikel / Berita

Rereongan Kearifan Lokal yang harus Kekal

22 April 2024
448 Kali
Kang Admin

HanumBerdaya – Desa Hanum menjadi salah satu perluasan Desa Anti Korupsi di lingkungan Kabupaten Cilacap, dan menjadi Desa di wilayah Kecamatan Dayeuhluhur yang mendapatkan kesempatan pertama menjadi Desa Anti Korupsi. Korupsi menjadi masalah serius dalam hal pemberian pelayanan kepada masyarakat, bukan hanya tentang penggunaan anggaran, tetapi juga terkait pelayanan dan disiplin kerja yang bermuara pada primanya pelayanan masyarakat.

Sosialisasi Desa Anti Korupsi melalui kearifan lokal yang ada, diantaranya melalui kegiatan yang sudah menjadi salah satu ruh atau jiwa kebiasaan masyarakat dalam hal menyelesaikan setiap pekerjaan yang membutuhkan banyak orang. Diantaranya gotong royong atau “Rereongan” yang di sebagian wilayah apalagi di perkotaan sudah jarang ditemui. Hal ini bagi pemerintah desa merupakan salah satu modal penting dalam melaksanakan agenda pembangunan, karena dengan banyaknya kegiatan yang tidak terhitung jumlahnya yang diantaranya tidak bisa dibiayai oleh dana dari APBDes, sehingga dengan adanya rereongan warga desa akan mempercepat pelaksanaan agenda pembangunan diberbagai bidang.

Rereongan juga mengajarkan bahwa dalam hal pekerjaan ketika dilaksanakan bersama, selain akan mempercepat penyelesaian, juga menanamkan saling percaya bagi seluruh yang terlibat. Hal ini bisa mewujudkan saling percaya antara warga dengan warga, juga warga dengan pemerintah desa setempat. Dengan adanya sikap saling percaya ini, diharapkan tidak ada lagi pikiran untuk menghianati kepercayaan yang diberikan, sehingga pelayanan terhadap masyarakat bisa maksimal dan jauh dari tindak korupsi.

Selain itu, fasilitas pelayanan, informasi serta saluaran pengaduan masyarakat menjadi salah satu indikator adanya upaya pemenuhan pelayanan yang baik dan memanjakan. Untuk itu dengan menjadi perluasan Desa Anti Korupsi, Desa Hanum terus berbenah memperbaiki kelemahan yang ada, tentunya disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. Beruntung pihak terkait selalu memberikan bimbingan dalam hal penyelenggaraan pemerintahan yang baik, dari mulai Dispermades, Setda serta Inspektorat wilayah Kabupaten Cilacap. Tentunya desa juga selalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan setempat, serta warga desa pada umumnya. Karena Desa Anti Korupsi tidak akan terwujud tanpa adanya kerjasama serta peran dari masyarakat desa itu sendiri.

Desa Hanum memiliki beberapa slogan diantaranya DASI HITAM yang merupakan akronim dari Tidak Korupsi Hidup Tenang dan Aman. Serta dalam hal penanaman nilai anti korupsi melalui jargon JULI DAN LINTANG KERJA, BERAS AMAN yang merupakan akronim dari Jujur, Peduli, Disiplin, Tanggung Jawab, Kerja Keras, Berani, Sederhana, Adil, dan Mandiri. Hal ini dibuat untuk mempermudah dalam hal sosialisasi kepada warga masyarakat, serta diharapkan bukan sekedar program, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail
Komentar
Isikan Jawaban

Komentar Facebook

Komentar Facebook